1. Home
  2. apps
Awas! Medsos Bikin Kecanduan, Zuckerberg Malah Ngeles
apps

Awas! Medsos Bikin Kecanduan, Zuckerberg Malah Ngeles

Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook dan Jack Dorsey, CEO Twitter, mendapat panggilan dari DPR Amerika Serikat (AS). Keduanya ditanyai perihal moderasi konten dan tindakan apa saja yang keduanya lakukan untuk menjaga kelangsungan pilpres presiden AS.

Seorang senator bernama Linsey Graham mempertanyakan efek candu yang diakibatkan oleh FB dan Twitter kepada Zuckerberg dan Dorsey. Pasalnya, banyak pengguna medsos yang kecanduan dan tidak bisa melepaskan diri dari platform medsos.

Kedua CEO platform Facebook dan Twitter itu menjawab dengan caranya masing-masing. Jack Dorsey mengakui bahwa Twitter bisa membuat penggunanya kecanduan. Zuckerberg menolak hal tersebut dan berdalih.

“Saya pikir, seperti yang lainnya, media sosial dapat menimbulkan efek ketagihan dan kami menyadari hal tersebut. Oleh sebab itu, kami turut memastikan agar para pelanggan kami bisa sadar akan cara penggunaan (media sosial) yang lebih baik,” ujar Dorsey.

Melansir Business Insider, pandangan CEO Twitter itu berbeda dengan Mark Zuckerberg yang memimpin Facebook. Zuckerberg mengatakan, “Dari apa yang saya lihat sejauh ini, (studi) itu tidak meyakinkan.”

Zuckerberg berdalih bahwa masyarakat tidak menganggap Facebook sebagai akar permasalahan, apalagi bisa mengakibatkan kecanduan, berdasarkan studi lapangan. Meskipun demikian, Zuckerberg dan Dorsey menyetujui untuk penerapan kontrol yang bisa menyadarkan pengguna dan mendorong mereka agar menggunakan medsos dengan lebih baik lagi. 

“Tapi saya pikir tetap harus ada kontrol yang diberikan kepada para pengguna, sehingga mereka dapat terbantu dalam menggunakan platform media sosial. Ini adalah hal yang kami fokuskan untuk sekarang,” tambah Zuckerberg.

Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa Facebook sudah meluncurkan fitur "Your Time on Facebook"yang diletakkan di menu Settings. Melalui fitur ini pengguna bisa mengetahui berapa menggunakan FB.

medsos addict (NewYorkTimes)

Fitur ini juga bisa menjadi alarm atau pengingat penggunaan medsos bagi pengguna, seperti berapa jam seserorang menggunakan Facebook. Beberapa waktu sebelumnya, para peneliti telah melakukan riset yang cukup mendalam terkait perilaku pengguna medsos.

Adalah seorang dokter psikologi di Cleveland Clinic, Joseph Rock yang mengatakan bahwa medsos dapat membuat penggunanya ketagihan sebab dianggap bisa menimbulkan efek kesejahteraan sosial.

Sedangkan Tristan Harris, yang pernah bekerja di Google mengutarakan pendapatnya, sebenarnya medsos memang dibuat agar penggunanya merasa nyaman dalam menjelajahi percakapan atau akun yang ada di medsos.

Hal ini terbukti, ketika kamu menggulirkan linimasa, baik itu di linimasa Facebook, Instagram maupun Twitter, kamu bakal melihat postingan paling anyar yang bisa membuatmu makin penasaran.

Harris mengungkapkan bahwa usaha yang dilakukan Dorsey dan Zuckerberg untuk menasihati para penggunanya dalam menggunakan medsos tidaklah efektif dan tidak bisa membebaskan para pengguna medsos dari kecanduan.

Harris justru mengkritisi pembuat aplikasi agar bisa memberikan pengalaman positif dan mendorong para pengguna medsos untuk berinteraksi di dunia nyata, bukan sebaliknya.

 

 

Baca Juga: