1. Home
  2. gadgets
Dengan desain layar lipat, Motorola bangkitkan kembali Razr seharga Rp21 juta
gadgets

Dengan desain layar lipat, Motorola bangkitkan kembali Razr seharga Rp21 juta

Siapa sih yang gak tahu dengan ponsel clamshell Motorola legendaris yang pernah meramaikan ponsel lipat dua dekade yang lalu? Ponsel yang dinamakan Motorola Razr V3 itu merupakan ponsel fitur yang bisa dilipat, bagian panel atas berupa layar dan bagian panel bawah diisi dengan papan ketik.

Hari ini, Motorola akhirnya membangkitkan kembali Razr V3 yang masih membawa desain clamshell namun dilengkapi dengan fitur-fitur terkini. Masih mengusung nama yang sama, ponsel tersebut diberi nama Motorola Razr 2019 namun dengan konsep yang berbeda yaitu berlayar lipat.

Berbeda dengan ponsel berlayar lipat lainnya seperti Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X, Razr adalah perangkat yang berukuran lebih kecil dan dikemas dengan spesifikasi mid-range. Meski untuk kelas menengah, harganya pun tak main-main, mencapai 1.499 dolar AS (Rp21 jutaan).

Lalu bagaimana dengan spesifikasinya, apa yang membuat Razr dijual dengan harga yang sangat tinggi? Kita bahas satu persatu.

Motorola Razr punya dua layar, yakni layar utama dan sekunder. Layar utamanya berukuran 6,2 inci dengan panel p-OLED Flex View. Layar tersebut menawarkan resolusi 876x2142 piksel dan aspek rasio 21:9. Saat dibuka, ponsel tersebut memiliki dimensi 171,5 x 71,95 x 7,06mm. Seperti perangkat lamanya, ada dagu besar pada Razr baru sebagai wadah untuk sensor sidik jari kapasitif.

Ketika perangkat ditutup, pengguna dapat menggunakan tampilan sekunder Quick View berukuran 2,7 inci yang menawarkan resolusi 600x800 piksel. Ketika dilipat, itu menjadi perangkat saku karena ukurannya hanya 94,5 x 71,95 x 14,06mm.

Layar kedua itu dapat digunakan untuk melihat pemberitahuan dan tugas dasar seperti merespons pesan. Quick View terintegrasi dengan Google Assistant yang memungkinkan respons cepat. Konten dapat dengan mulus beralih antara layar Quick View dan Flex View.

Sementara Galaxy Fold dan Mate X dapat dibuka secara horizontal untuk menggunakannya seperti tablet, Razr dapat dibuka secara vertikal untuk menggunakannya sebagai telepon biasa.

Ada dua engsel stainless steel yang diletakkan di bawah layar fleksibel yang memungkinkan pengguna melipat dan membuka lipatan ponsel flip Razr dengan mulus. Perangkat ini dilengkapi dengan pelapis nano untuk tahan percikan dan bobotnya 205 gram.

Snapdragon 710 adalah kekuatan pendorong Motorola Razr. SoC dibantu dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal 128GB. Perangkat ini menyertakan baterai 2.510mAh yang membawa dukungan untuk pengisian daya 15W TurboPower melalui USB-C. Ponsel ini berjalan di Android 9 Pie OS.

Ada poni layar pada Motorola Razr. Ini terdiri dari speaker dan kamera selfie 5MP dengan aperture f/2.0 dan fitur flash layar. Di bawah tampilan Quick View, ada kamera yang berfungsi sebagai kamera belakang dengan lensa 16MP dengan fitur-fitur seperti LED flash ganda, laser autofokus, Dual Pixel autofokus, Night Vision mode, and EIS.

Ada empat mikrofon pada ponsel flip Motorola Razr 2019 dan speaker di posisi bawah. Razr tidak memiliki fitur jack audio 3.5mm dan juga tidak memiliki dukungan untuk slot kartu microSD. Terakhir, perangkat ini dilengkapi dengan fitur konektivitas seperti e-SIM, Wi-Fi 802.11ac, Bluetooth 5.0, NFC, GPS, dan USB-C.

Untuk ketersediaannya, Motorola Razr yang hadir dengan satu warna, yakni Noir Black akan siap dijual melalui pre-order di Verizon Wireless mulai 26 Desember. Sedangkan pengiriman baru akan dimulai di AS pada 9 Januari tahun depan.