1. Home
  2. gadgets
Gionee bangkit kembali luncurkan K6 dengan MediaTek Helio P60
gadgets

Gionee bangkit kembali luncurkan K6 dengan MediaTek Helio P60

Pembuat ponsel Tiongkok, yakni Gionee dilaporkan telah bangkrut pada tahun 2018 sebagai akibat dari hutang yang belum dibayar serta manajemen keuangan yang buruk. Namun, perusahaan melakukan comeback tahun lalu dengan meluncurkan beberapa ponsel kelas menengah dan entry-level, ponsel flip, dan ponsel fitur.

Kini, perusahaan asal Tiongkok itu kembali meluncurkan ponsel lainnya yang tak kalah menarik, yang dijuluki Gionee K6. Ponsel ini adalah ponsel kelas menengah yang dibanderol dengan harga murah. Itu terlihat dari prosesor yang digunakan namun memiliki desain kekinian.

Dari segi desain, ponsel ini menampilkan layar LCD berukuran 6,2 inci dengan lekukan tetesan air di bagian atas yang menyandang kamera 13MP. Di bagian belakang, ponsel ini mengemas pengaturan dua kamera yang terdiri dari kamera utama AI 16MP. Ada juga sensor sidik jari yang dipasang di belakang di panel belakang. 

Sedangkan dari dapur pacunya, Gionee K6 ditenagai oleh prosesor yang bisa dibilang sudah agak ketinggalan yaitu MediaTek Helio P60 yang setara dengan Snapdragon 660. Namun, untuk menyiasatinya, Gionee berikan RAM yang cukup besar yaitu 8GB dan ruang penyimpanan internal mumpuni, yakni 128GB dan 256GB.

Selain itu, Gionee K6 hadir dengan onboard baterai berkapasitas 4.350mAh yang mengesankan serta dukungan untuk pengisian daya 10W yang cepat. Untuk sistem operasinya, tak diketahui versi Android berapa yang hadir di ponsel asal Tiongkok ini, kami sendiri tidak begitu yakin apakah ke depannya akan memiliki dukungan perangkat lunak yang baik atau tidak.

Untuk ketersediaan dan harganya, Gionee K6 mungkin akan mendarat lebih dulu di India lalu baru menyusul ke negara-negara lainnya. Ponsel ini dibanderol dengan harga 899 Yuan (Rp1,9 juta) untuk varian penyimpanan 8GB/128GB. Sedangkan varian penyimpanan 8GB/256GB dipatok harga 1.099 Yuan (Rp2,3 juta).