1. Home
  2. hot news
Mengundang kontroversi, aplikasi DeepNude resmi dihapus
hot news

Mengundang kontroversi, aplikasi DeepNude resmi dihapus

Kandas juga riwayat aplikasi deepfake, yakni DeepNude yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membuat foto palsu perempuan telanjang dalam sekejap.

Setelah viral diulas oleh situs teknologi Motherboard serta mendapat banyak kecaman di media sosial, aplikasi tersebut akhirnya dihapus dari peredaran pada pekan lalu (28/6/2019). Para pengkritiknya menyebut aplikasi itu sangat mengerikan dan menyeramkan, karena bisa dimanfaatkan untuk mempermalukan perempuan.

"Kemungkinan bahwa orang akan menyalahgunakannya terlalu tinggi. Kami tak mau meraup keuntungan dengan cara ini," tulis para pengembang aplikasi tersebut di akun Twitter mereka.

Dalam sebuah cuitan yang dikelola oleh tim di balik DeepNude dikutip The Guardian, mereka mengatakan," Kami membuat proyek ini untuk hiburan semata beberapa bulan yang lalu. Kami tak pernah berpikir ini akan menjadi viral dan kami tidak dapat mengendalikan peredarannya. Dunia belum siap untuk DeepNude," lanjutnya.

DeepNude tidak akan lagi ditawakan untuk dijual atau tak akan ada versi lebih lanjutnya. Tim memperingatkan agar tidak membagikan perangkat lunak atau aplikasi itu secara online karena melanggar pesyaratakan layanan aplikasi. Mereka mengakui bahwa pasti banyak yang sudah menyimpan salinan dari aplikasi tersebut.

Aplikasi ini diluncurkan dalam bentuk situsweb untuk menunjukkan cara kerja dari perangkat lunak ini dan bisa diunduh pada sistem operasi Windows dan Linux.

Versi gratis dari aplikasi akan menempatkan tanda berupa watermark besar di seluruh gambar dengan catatan bahwa foto ini palsu, sementara versi berbayar menempatkan tanda watermark yang lebih kecil di sudut, yang dapat dengan mudah dihapus atau dipotong.

Bagi yang belum tahu, DeepNude bisa memodifikasi foto perempuan, membuat tubuh perempuan berbusana lengkap dalam foto menjadi telanjang. Penggunaan aplikasi ini pun sangat mudah, cukup mengunggah gambar orang yang berpakaian dan dalam waktu singkat, maka pakaian yang dikenakan itu akan berubah menjadi payudara dan vagina.

Tentu saja gambar hasil modifikasi DeepNude bukan tubuh asli si empunya tubuh, tetapi semata-mata hasil kerja teknologi kecerdasan buatan dari aplikasi tersebut. Meski demikian hasil modifikasi aplikasi tersebut tampak sangat meyakinkan.Namun, aplikasi DeepNude hanya berfungsi pada foto perempuan saja. Ketika dimasukkan gambar pria, celana dari orang itu tetap berubah menjadi vagina.

Setelah dihapus, DeepNude mengembalikan uang dari mereka yang telah mengunduhnya. Aplikasi itu sendiri dihargai 50 dolar AS atau sekitar Rp706 ribu.

Pencipta aplikasi DeepNude yang menggunakan nama Alberto sebagai nama samaran mengatakan bahwa dirinya terinspirasi dari iklan kacamata X-Ray yang sering ia jumpai di majalah tahun 1960-an hingga sekitar 1970 sebagaimana dinukil The Verge.

PC
IOS